ABSTRAK Salah satu komplikasi yang paling berbahaya yang dapat terjadi selama kehamilan adalah preeklamsia, yang merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin, terutama di negara-negara berkembang. Setelah usia kehamilan dua puluh minggu, kondisi ini ditandai dengan hipertensi (tekanan darah tinggi) dan proteinuria (protein dalam urin). Salah satu alat inovatif, Kartu Dhiana Styorini Skore (KSDS), dibuat untuk membantu petugas kesehatan mengevaluasi risiko preeklamsia secara sistematis dan akurat. Dengan menggunakan Aplikasi Kartu Dhiana Styorini Skore, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang preeklamsia dan pendampingan deteksi dini. Metode yang digunakan meliputi penggunaan Aplikasi Kartu Dhiana Styorini Skore (KSDS) dan pemberian pelatihan dan pendampingan kepada kader mengenai kondisi preeklamsia ibu hamil. Ada sepuluh kader yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kader lebih memahami preeklamsia. Dengan demikian, 70% kader tidak memiliki pengetahuan yang cukup sebelum pelatihan, tetapi setelah pelatihan sepenuhnya, kader memiliki pengetahuan yang cukup. Selain itu, kemampuan kader untuk menggunakan aplikasi KSDS juga meningkat. Sebelum pelatihan, tidak ada peserta yang bisa menggunakan 0%, tetapi setelah pelatihan, semua peserta sudah bisa menggunakan 100%. Tenaga kesehatan dapat mendeteksi ibu hamil secara dini, terutama preeklamsia, dengan adanya edukasi dan pendampingan kepada kader. Kata Kunci: Preeklamsia, Kader, KSDS. ABSTRACT One of the most dangerous complications that can occur during pregnancy is preeclampsia, which is a leading cause of maternal and fetal morbidity and mortality, especially in developing countries. After twenty weeks of gestation, this condition is characterized by hypertension (high blood pressure) and proteinuria (protein in the urine). One innovative tool, the Dhiana Styorini Skore Card (KSDS), was created to help healthcare workers systematically and accurately evaluate the risk of preeclampsia. By using the Dhiana Styorini Skore Card Application, this service aims to increase knowledge about pre-eclampsia and early detection support. The methods used include using the Dhiana Styorini Skore Card Application (KSDS) and providing training and support to cadres regarding pre-eclampsia in pregnant women. There were ten cadres who participated in the activity. The results of the service show that the cadres understand preeclampsia better. Thus, 70% of the cadres did not have sufficient knowledge before the training, but after the training was complete, the cadres had sufficient knowledge. Additionally, the ability of the cadres to use the KSDS application has also increased. Before the training, no participants could use 0%, but after the training, all participants could use 100%. Healthcare workers can detect pregnant women early, especially for preeclampsia, with education and support provided to community health volunteers.Keywords: Preeclampsia, Cadres, KSDS.
Copyrights © 2026