Tanah aluvial berpotensi dimanfaatkan untuk budidaya bawang putih, namun keterbatasan sifat fisik dan kimia tanah dapat menghambat pertumbuhan dan hasil tanaman. Upaya peningkatan produktivitas bawang putih pada tanah aluvial dapat dilakukan melalui pemupukan organik dan anorganik, khususnya pupuk kotoran ayam dan pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh dosis interaksi pupuk kotoran ayam dan pupuk NPK yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang putih (Allium sativum L.) pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2022 di Rumah Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu pupuk kotoran ayam (3 taraf) dan pupuk NPK (3 taraf), dengan tiga ulangan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah siung per tanaman, berat siung segar, dan berat siung kering angin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pupuk kotoran ayam dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah siung per tanaman, berat siung segar, dan berat siung kering. Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi pupuk kotoran ayam dan pupuk NPK mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif bawang putih pada tanah aluvial, serta memberikan informasi dosis pupuk yang optimal untuk mendukung budidaya bawang putih pada lahan tersebut
Copyrights © 2026