Pembelajaran matematika di sekolah dasar berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sistematis, namun hasil belajar siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran yang tidak menghubungkan materi dengan pengalaman dan konteks budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar serta memetakan tren dan karakteristik penelitian terkait. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 10 artikel terbitan tahun 2021-2025 yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan CRT secara konsisten dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa, baik melalui integrasi dengan model Problem Based Learning dan Project Based Learning maupun melalui pemanfaatan media digital dan media konkret. Selain itu, penelitian CRT didominasi oleh desain Penelitian Tindakan Kelas, sementara studi Kuasi Eksperimen masih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa CRT efektif dan relevan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar serta perlu dikembangkan melalui penelitian lanjutan dengan desain metodologis yang lebih beragam.
Copyrights © 2026