Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja, etos kerja, dan keselamatan serta kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan pada PT. Steelindo Wahana Perkasa Kabupaten Pelalawan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 104 karyawan, dengan sampel sebanyak 95 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja, etos kerja, dan K3 secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,865. Secara parsial, pelatihan kerja, etos kerja, dan K3 masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Variabel pelatihan kerja menunjukkan pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Keterbatasan penelitian – Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan data persepsional karyawan, pendekatan kuantitatif, serta objek penelitian yang terbatas pada satu perusahaan sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasi secara luas. Implikasi – Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu memprioritaskan pengembangan program pelatihan kerja yang terstruktur, penguatan etos kerja, serta penerapan sistem K3 secara konsisten guna meningkatkan kinerja karyawan. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat temuan empiris terkait peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan pelatihan kerja, etos kerja, dan K3 dalam konteks industri manufaktur di Kabupaten Pelalawan, yang masih relatif jarang diteliti.
Copyrights © 2026