Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis soal yang termasuk miskonsepsi dengan materi atom, ion, dan molekul menggunakan instrumen three-tier dengan jumlah 25 soal. Keuntungan dari penggunaan instrumen soal three tier yaitu saat menjawab soal peserta didik dapat dikategorikan manakan peserta didik yang tergolong miskonsepsi, paham konsep, tidak paham konsep, dan hanya menebak saja. Selain itu guru juga dapat mengetahui soal manakan yang perlu adanya penekanan materi lebih lanjut. Penelitian dilakukan di SMP 2 Jekulo pada kelas 8 dengan jumlah siswa yang mengerjakan soal adalah 31 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jumlah jawaban keseluruhan ada 775 jawaban terdapat 245 dengan persentase 31,61% dikategorikan miskonsepsi, 282 jawaban dengan persentase 36,39% dikategorikan tidak paham konsep, berjumlah 191 jawaban dengan persentase 24,65% dikategorikan paham konsep, dan 57 jawaban dengan persentase 7,35% dikategorikan hanya menebak. Setelah dilakukan penelitian dapat diketahui bahwa miskonsepsi pada peserta didik bisa saja terjadi karena kesalahan saat memahami konsep yang sebenarnya. Kebanyakan peserta didik menjawab salah pada bagian pertanyaan dan juga alasannya tetapi mereka menjawabnya dengan penuh keyakinan. Mereka mengalami kesalahpahaman konsep dalam menerima materi terkait. Miskonsepsi pada siswa kebanyakan terjadi pada materi menentukan proton, elektron, dan neutron.
Copyrights © 2025