Latar Belakang: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program penting pemerintah untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan. Namun, pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada remaja, khususnya siswa SMA, masih bervariasi. Sikap dan persepsi merupakan faktor psikologis yang berperan besar dalam perilaku kesehatan. Pemanfaatan JKN didefinisikan sebagai perilaku siswa SMA dalam menggunakan kepesertaan JKN untuk memperoleh pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik pelayanan promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif, sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tujuan: Mengetahui hubungan sikap dan persepsi siswa SMAN 5 dan SMAN 8 Kota Jambi dengan pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel 200 siswa yang dipilih secara proportionate stratified random sampling. Instrumen berupa kuesioner. Analisis menggunakan Chi-Square. Hasil: Tidak terdapat hubungan antara sikap dengan pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) (P Value = 0,623). Sikap positif siswa tidak serta merta mendorong pemanfaatan karena keputusan berobat dominan ada pada orang tua. Terdapat hubungan signifikan antara persepsi dengan pemanfaatan pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) (P Value = 0,005). Kesimpulan: Sikap siswa tidak berhubungan dengan pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sedangkan persepsi berperan signifikan. Sekolah perlu meningkatkan edukasi dan sosialisasi mengenai manfaat JKN melalui kegiatan penyuluhan, Sekolah dapat bekerja sama dengan Puskesmas atau BPJS Kesehatan untuk memberikan informasi yang lebih akurat dan mudah dipahami oleh siswa.
Copyrights © 2026