PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat
Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari

Analisis Faktor Ergonomi dan Individu terhadap Risiko Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Dokter Gigi: Systematic Literature Review

Ranjani, Aisyah Asylah (Unknown)
Rini, Willia Novita Eka (Unknown)
Aswin, Budi (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Feb 2026

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal akibat kerja yang banyak ditemukan pada profesi dokter gigi, terutama akibat paparan faktor ergonomi dan faktor individu secara kumulatif. Literature review ini bertujuan untuk mengkaji faktor ergonomi kerja dan faktor individu yang berperan dalam meningkatkan risiko kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada dokter gigi. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci Carpal Tunnel Syndrome, dentist, ergonomic risk factors, repetitive movement, dan work-related musculoskeletal disorders. Dari hasil penelusuran ditemukan 396 artikel dan yang memenuhi seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel ilmiah yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa gerakan tangan repetitif dengan durasi lama, postur kerja pergelangan tangan yang tidak netral (fleksi, ekstensi, dan deviasi ulnar atau radial), serta durasi tindakan klinis yang panjang (>30 menit) secara konsisten meningkatkan tekanan pada terowongan karpal dan menjadi faktor risiko utama terjadinya CTS pada dokter gigi. Paparan alat kedokteran gigi yang menghasilkan getaran juga berkontribusi terhadap peningkatan gangguan saraf perifer dan memperberat gejala CTS. Selain faktor pekerjaan, usia yang lebih tua dan masa kerja yang panjang berperan sebagai faktor predisposisi yang memperkuat kejadian CTS, sedangkan indeks massa tubuh (IMT) tinggi cenderung meningkatkan risiko melalui peningkatan tekanan jaringan lunak pada terowongan karpal. Dapat disimpulkan bahwa CTS pada dokter gigi merupakan masalah kesehatan kerja yang bersifat multifaktorial, di mana faktor ergonomi kerja bertindak sebagai pemicu utama, dan faktor individu memperkuat tingkat keparahan dan kejadian CTS. Penerapan ergonomi kerja yang baik, pengendalian durasi tindakan klinis, serta upaya pencegahan berbasis kesehatan kerja diperlukan untuk menurunkan risiko CTS pada dokter gigi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

PubHealth

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal yang membahas ilmu di bidang Kesehatan Masyarakat, jurnal ini juga sebagai wadah untuk menuangkan hasil penelitian baik secara konseptual maupun teknis yang berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat terbit 4 ...