Sistem transmisi berperan penting dalam menyalurkan energi listrik secara andal kepada masyarakat. Salah satu komponen utama pada jaringan transmisi adalah isolator yang berfungsi memisahkan bagian bertegangan dan tidak bertegangan. Gangguan berupa sambaran petir dapat menyebabkan flashover pada isolator dan mengakibatkan padamnya penghantar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja isolator pasca-flashover pada SUTET 500 kV Balaraja–Lengkong melalui pengujian tegangan impuls. Pengujian dilakukan pada isolator bekas penggantian hingga terjadi tembus tegangan, serta setelah pembersihan menggunakan sakaphen untuk menilai efektivitas pembersihan. Hasil menunjukkan selisih tegangan flashover antara polaritas positif dan negatif sebesar 1–8 kV, dengan nilai yang masih mendekati batas spesifikasi yang diizinkan. Meskipun demikian, penggantian isolator tetap diperlukan untuk menjaga keandalan dan kualitas penyaluran energi listrik.
Copyrights © 2026