Pengorganisasian merupakan salah satu fungsi manajemen yang memiliki peran strategis dalam menentukan efektivitas kinerja organisasi sektor publik. Dalam konteks pemerintahan, fungsi ini berperan penting dalam mengatur sumber daya manusia, struktur kerja, serta mekanisme koordinasi guna mencapai tujuan pelayanan publik secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan fungsi pengorganisasian (organizing) pada Dinas Sosial Kota Bogor sebagai instansi pemerintah yang memiliki tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur terhadap buku manajemen publik, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta dokumen resmi yang berkaitan dengan struktur dan kinerja Dinas Sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan fungsi pengorganisasian di Dinas Sosial telah didukung oleh struktur organisasi yang jelas dan pembagian tugas yang relatif terdefinisi. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan program sosial tidak hanya ditentukan oleh struktur birokrasi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas koordinasi, komunikasi antarbidang, serta kemampuan organisasi dalam beradaptasi terhadap perubahan kebijakan dan kebutuhan sosial masyarakat. Oleh karena itu, penguatan fungsi pengorganisasian melalui peningkatan koordinasi lintas sektor, penyusunan prosedur kerja yang jelas, serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik di Dinas Sosial Kota Bogor.
Copyrights © 2026