Perkerasan jalan beraspal rentan terhadap pengaruh suhu tinggi yang dapat menurunkan kinerja struktural dan mempercepat terjadinya deformasi permanen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik termal dan mekanis campuran perkerasan terhadap ketahanan suhu. Metode penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium pada beberapa variasi campuran perkerasan dengan perbedaan kadar aspal, jenis agregat, dan jenis filler. Parameter yang diuji meliputi konduktivitas termal, kapasitas panas, difusivitas termal, modulus kekakuan, kekuatan geser, dan deformasi permanen. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial variabel termal dan mekanis terhadap ketahanan suhu perkerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran dengan kadar aspal optimum dan filler polimer memiliki suhu permukaan lebih rendah, modulus kekakuan lebih tinggi, serta deformasi permanen lebih kecil. Analisis regresi menunjukkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,85, yang menandakan pengaruh signifikan karakteristik termal dan mekanis terhadap ketahanan suhu perkerasan. Temuan ini menghasilkan model prediksi ketahanan suhu yang dapat digunakan sebagai dasar perancangan campuran perkerasan yang lebih adaptif terhadap kondisi iklim panas.
Copyrights © 2026