Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Quality of work life dan keahlian kerja terhadap peningkatan kerja, dengan Job Satisfaction sebagai variabel intervening pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi sebanyak 65 pegawai dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan model struktural Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quality of Work Life berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan kerja (t = 63,496; p = 0,000) dan Job Satisfaction (t = 6,081; p = 0,000). Keahlian kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Job Satisfaction (t = 0,861; p = 0,390) maupun terhadap Peningkatan kerja (t = 0,827; p = 0,409). Selanjutnya, Job Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan kerja (t = 6,175; p = 0,000). Pengujian mediasi menunjukkan bahwa Quality of Work Life berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan kerja melalui Job Satisfaction (t = 6,081; p = 0,000), sedangkan Keahlian kerja tidak berpengaruh signifikan melalui Job Satisfaction (t = 0,827; p = 0,874). Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pimpinan dinas lebih memperhatikan aspek kualitas kehidupan kerja pegawai serta meningkatkan pengembangan keahlian kerja, guna mendorong semangat dan peningkatan kerja secara optimal. Kata Kunci: Quality of Work Life, Keahlian kerja, Kepuasan Kerja, Peningkatan kerja
Copyrights © 2026