Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026

Sains Al-Qur’an: Memadukan Qur’anisasi Sains dan Saintifikasi Al-Qur’an

Alviana, Alviana (Unknown)
Prasasti Dauliya (Unknown)
Nurul Mubin (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Feb 2026

Abstract

Pembahasan tentang Sains Al-Qur’an biasanya mengarah pada dua pendekatan utama yakni:  Pertama, Qur’anisasi sains, yaitu usaha memberi arah pada pengembangan sains agar tidak lepas dari nilai tauhid dan etika yang bersumber dari Al-Qur’an. Kedua, saintifikasi Al-Qur’an, yakni upaya memahami ayat-ayat kauniyah dengan bantuan temuan sains modern, sehingga pesan Al-Qur’an dapat dipahami secara lebih luas dan kontekstual. Tulisan ini menegaskan bahwa kedua pendekatan tersebut tidak perlu diposisikan secara berlawanan. Sebaliknya, keduanya dapat saling melengkapi. Sains membutuhkan nilai dan tujuan agar tidak berkembang secara netral dan bebas arah, sementara kajian Al-Qur’an membutuhkan kehati-hatian metodologis agar tidak terjebak pada sekadar mencocokkan ayat dengan teori sains yang bisa berubah. Melalui kajian pustaka, artikel ini membahas konsep dasar Sains Al-Qur’an, mengulas beberapa tantangan metodologis, serta menawarkan gagasan pemaduan yang lebih seimbang dan relevan, khususnya untuk pengembangan riset dan pembelajaran di perguruan tinggi.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...