Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026

Dakhīl al-Isrā’īliyyāt dalam Tafsir QS. Yusuf Ayat 4: Analisis Kritis Riwayat Penamaan Sebelas Bintang

Alviana, Alviana (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2026

Abstract

Riwayat Isrā’īliyyāt merupakan salah satu fenomena yang mewarnai perkembangan tafsir al-Qur’an klasik, khususnya dalam penafsiran ayat-ayat kisah. Sebagian riwayat tersebut diterima tanpa proses kritik sanad dan matan yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan penyimpangan pemahaman terhadap pesan al-Qur’an. Dalam kajian ulūm al-Qur’ān, fenomena ini dikenal dengan istilah ad-dakhīl fī at-tafsīr. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis salah satu bentuk dakhīl al-Isrā’īliyyāt dalam tafsir QS. Yusuf ayat 4, yaitu riwayat mengenai penamaan sebelas bintang dalam mimpi Nabi Yusuf عليه السلام. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menelaah kitab-kitab tafsir klasik dan karya ulama kritik hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa riwayat tersebut memiliki sanad yang lemah, bersumber dari tradisi Yahudi, serta tidak memiliki relevansi substansial terhadap pesan teologis dan moral ayat. Oleh karena itu, riwayat ini dapat dikategorikan sebagai dakhīl yang tidak layak dijadikan dasar penafsiran al-Qur’an.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sujud

Publisher

Subject

Religion Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai ...