Ketidakkonsistenan ukuran porsi, variasi rasa dan menu yang belum selaras dengan prinsip gizi seimbang masih menjadi tantangan bagi UMKM Warung Bu Mar di Desa Kutasari. Hal ini dapat berdampak pada kualitas produk, efisiensi operasional, dan kepuasan pelanggan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan makanan massal melalui edukasi standardisasi porsi dan penyusunan menu gizi seimbang. Metode participatory action research dilaksanakan melalui beberapa tahapan : Focus Group Discussion, edukasi partisipatif dan demontrasi praktik tentang standar porsi dan gizi seimbang, serta pendampingan teknis intensif selama 40 hari dalam penerapan menu program katering terjadwal. Hasil kegiatan menujukkan sebagian besar peserta masih belum dapat menyusun menu yang sesuai dengan prinsip gizi seimbang serta belum mengetahui rekomendasi standar porsi dalam penyelenggaraan makanan. Hasil edukasi menujukkan terdapat peningkatan persepsi peserta dalam penyusunan menu gizi seimbang dan penerapan praktik standar porsi. Kesimpulan : kombinasi edukasi dengan demonstrasi dan pendampingan intensif secara nyata dapat efektif memberdayakan UMKM kuliner skala kecil untuk dapat menerapkan praktik terstandar, sehingga dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan makanan dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026