Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan energi tubuh dan mencegah obesitas sentral yang ditandai dengan peningkatan lingkar pinggang. Rendahnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko penyakit degeneratif dan, dalam perspektif Islam, dipandang bertentangan dengan prinsip pemeliharaan kesehatan sebagai amanah dari Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik, gambaran lingkar pinggang, serta hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan lingkar pinggang pada Civitas Akademika Universitas YARSI, termasuk tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 73 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan pengukuran lingkar pinggang secara langsung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (69,9%), dengan 52,1% responden memiliki lingkar pinggang normal. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan lingkar pinggang (r = -0,342; p = 0,003). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik berhubungan dengan penurunan lingkar pinggang. Dalam pandangan Islam, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya memelihara kesehatan tubuh, sejalan dengan prinsip hifẓ an-nafs dalam maqāṣid syarī‘ah.
Copyrights © 2026