Tujuan studi ini mengkaji model EcoMasjid sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular, pengelolaan wakaf produktif, dan akuntansi syariah berbasis PSAK 112. Dengan desain action research pada Masjid Ar-Rahmah Banyurip, Pekalongan, penelitian menggunakan kerangka Asset-Based Community Development (ABCD) untuk menggerakkan partisipasi warga melalui pembentukan Bank Sampah Wakaf Produktif (BSWP). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, telaah dokumen, serta pencatatan penimbangan sampah. Hasil menunjukkan bahwa program berhasil menggerakkan partisipasi 60% rumah tangga, mengumpulkan 200 kg sampah anorganik, dan menghasilkan dana wakaf produktif sebesar Rp600.000 dalam siklus awal. Program meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat tata kelola nadzir, serta menghadirkan akuntabilitas keuangan yang selaras dengan PSAK 112. Implikasi kebijakan mencakup replikasi model EcoMasjid, digitalisasi akuntansi wakaf, dan integrasi dengan kebijakan lingkungan berbasis komunitas.
Copyrights © 2026