Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan akses pangan bagi masyarakat kurang mampu. Namun, implementasi program ini masih menghadapi tantangan, terutama dalam memastikan bahwa bantuan tepat sasaran. Di Desa Kutalimbaru, proses seleksi penerima sering terkendala oleh data yang tidak akurat, ketidakkonsistenan dalam kriteria penilaian, dan risiko distribusi yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Combined Compromise Solution (CoCoSo) untuk membantu proses seleksi penerima BPNT secara lebih objektif, terukur, dan transparan. Metode CoCoSo dipilih karena kemampuannya dalam menangani masalah pengambilan keputusan multikriteria yang kompleks, dengan menyeimbangkan berbagai alternatif yang saling bertentangan. Sistem yang dirancang berbasis web dan menggunakan data dari Kecamatan Kutalimbaru periode 1 November 2023. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan serta memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem serupa di wilayah lain dan sebagai acuan dalam penelitian lebih lanjut di bidang sistem pendukung keputusan.
Copyrights © 2026