Keterampilan membaca kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Namun, praktik pembelajaran membaca masih cenderung berfokus pada pemahaman literal sehingga belum optimal dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca kritis siswa sekolah dasar melalui implementasi pembelajaran berorientasi deep learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas 45 siswa kelas IV SDIT Al Wathoniyah. Pembelajaran berorientasi deep learning diterapkan melalui kegiatan membaca mendalam, diskusi reflektif, serta pemberian pertanyaan tingkat tinggi. Data keterampilan membaca kritis dikumpulkan menggunakan tes yang disusun berdasarkan indikator membaca kritis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca kritis siswa setelah implementasi pembelajaran berorientasi deep learning. Peningkatan terlihat dari perbedaan skor rata-rata sebelum dan setelah pembelajaran yang signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berorientasi deep learning efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa guru perlu merancang pembelajaran membaca yang menekankan pemahaman mendalam, refleksi, dan keterlibatan aktif siswa.
Copyrights © 2026