Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat, dimana fogging sering dipahami sebagai langkah utama pengendalian DBD meskipun efeknya bersifat sementara. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai DBD, pencegahannya, dan peran fogging di RW 04 Kelurahan Neglasari. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one group pre test dan post test. Sebanyak 24 responden mengikuti sesi edukasi selama 30 menit menggunakan media PowerPoint dan leaflet, serta mengisi kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana 20 responden mampu menjawab pertanyaan dengan benar setelah edukasi, dibandingkan dengan sebagian besar responden yang memiliki pengetahuan rendah pada pre-test. Edukasi berhasil mengubah persepsi masyarakat mengenai fogging, menekankan bahwa fogging hanya bersifat sementara, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemberantasan sarang nyamuk serta perilaku hidup bersih melalui 3M Plus. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan strategi efektif dalam pengendalian DBD berbasis komunitas.
Copyrights © 2026