Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh manajemen risiko terhadap peningkatan mutu, pengendalian biaya, pengurangan cacat produk, dan peningkatan efisiensi operasional dalam sektor manufaktur. Risiko yang terjadi dalam proses produksi seringkali memengaruhi mutu produk, yang pada gilirannya berdampak pada biaya produksi serta tingkat cacat produk yang dihasilkan. Penelitian ini mengintegrasikan pendekatan analisis risiko dengan pengendalian mutu untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel-variabel tersebut. Dalam penelitian ini, metode studi kasus diterapkan pada perusahaan manufaktur yang menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan efisiensi operasional dengan pengendalian biaya dan peningkatan mutu produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan risiko yang sistematis mampu mengurangi cacat produk hingga 25%, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional sebesar 30%. Selain itu, integrasi strategi pengendalian mutu dan pengelolaan risiko berhasil menekan biaya produksi secara signifikan, tanpa mengurangi kualitas produk. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam mengelola risiko untuk mencapai efisiensi, mutu, dan biaya produksi yang optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi manajemen yang lebih efektif di industri manufaktur, serta membuka peluang untuk studi lanjut dalam bidang ini.Kata Kunci: risiko, mutu, biaya, cacat, effisien
Copyrights © 2024