ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Vol 7 No 3 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology

PENGARUH BANGSA SAPI LOKAL YANG DIBERI PAKAN SAMA TERHADAP KECEPATAN MAKAN DAN RASIO KONSUMSI HIJAUAN DAN KONSENTRAT

Effendi, Anvicko Firstyda (Unknown)
Rahayu, Sri (Unknown)
Bata, Muhamad (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan bangsa sapi lokal terhadap kecepatan makan konsentrat serta rasio konsumsi hijauan dan konsentrat pada pemberian pakan berupa jerami padi dan konsentrat. Kegiatan penelitian berlangsung selama tiga minggu di UD. Sapi Amanah, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Materi penelitian terdiri atas 16 ekor sapi lokal jantan yang berasal dari empat bangsa, yaitu sapi Bali Flores (BF), sapi Madura Flores (MF), sapi Peranakan Ongole (PO), dan sapi Madura (MM), masing-masing sebanyak empat ekor. Bobot hidup awal rata-rata dari setiap bangsa sapi berturut-turut adalah 388,25 ± 26,8 kg (BF), 343,75 ± 16,52 kg (MF), 340,25 ± 9,29 kg (PO), dan 280,5 ± 5 kg (MM). Pakan yang diberikan berupa konsentrat sebanyak 2,5% dari bobot hidup, sedangkan jerami padi disediakan secara ad libitum terkontrol. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat bangsa sapi sebagai perlakuan. Variabel yang diamati meliputi tingkah laku makan, khususnya kecepatan makan pagi dan sore hari serta rasio konsumsi hijauan dan konsentrat. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan bangsa sapi tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap kecepatan makan pada pagi dan sore hari, namun berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap konsumsi hijauan dan berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap konsumsi konsentrat. Uji Lanjut menggunakan uji DMRT pada rasio konsumsi hijauan dan konsentrat menunjukkan bahwa sapi Bali memiliki konsumsi hijauan dan konsentrat tertinggi (3,80 ± 0,21 kg) dan (4,95 ± 0,65 kg) dibandingkan sapi PO, sapi Madura Flores, dan Sapi Madura. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan kecepatan makan konsentrat antar bangsa sapi lokal, akan tetapi terdapat perbedaan konsumsi hijauan dan konsentrat antar bangsa sapi lokal di Indonesia.

Copyrights © 2025