Pendidikan anak usia dini merupakan fase fundamental dalam pembentukan kepribadian, kognitif, dan moral anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan anak usia dini dalam perspektif Islam dan psikologi perkembangan melalui pendekatan kajian pustaka. Secara psikologis, masa anak usia dini dikenal sebagai periode emas (golden age) yang ditandai dengan pesatnya perkembangan kognitif, emosional, sosial, dan spiritual. Teori-teori psikologi perkembangan menekankan pentingnya stimulasi, lingkungan yang kondusif, serta pola asuh yang responsif untuk mengoptimalkan potensi anak. Sementara itu, dalam perspektif Islam, pendidikan anak dipandang sebagai amanah yang harus dilaksanakan secara terencana dan berorientasi pada pembentukan akhlak, tauhid, serta keseimbangan antara aspek jasmani dan rohani. Islam menempatkan keluarga sebagai institusi pendidikan pertama dan utama, dengan penekanan pada keteladanan, pembiasaan, dan internalisasi nilai-nilai moral sejak dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat titik temu antara psikologi perkembangan dan pendidikan Islam, khususnya dalam penekanan pada pentingnya stimulasi dini, pembentukan karakter, serta lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak secara holistik. Dengan demikian, integrasi antara pendekatan psikologis dan nilai-nilai Islam dalam pendidikan anak usia dini menjadi landasan penting untuk membentuk generasi yang berkarakter, beriman, dan berkembang secara optimal.
Copyrights © 2024