Pelayanan publik di era digital tidak lepas dari pengaruh perkembangan teknologi dan informasi. Seluruh sistem telah didigitalkan untuk memungkinkan integrasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam proses pemerintahan. Salah satu sistem yang sedang berkembang di bidang administrasi kependudukan adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pemalang merupakan salah satu lembaga pelaksana IKD. Meski fitur IKD menawarkan kegunaan, kemudahan, dan keamanan, namun penggunaannya tidak selalu berjalan mulus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan ketika dikendalikan oleh persepsi kemudahan penggunaan, hubungan antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan ketika dikendalikan oleh keamanan, dan hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan terhadap niat untuk menggunakan ketika dikendalikan oleh keamanan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pengguna IKD. Hasil analisis korelasi parsial didapatkan korelasi kuat sebesar 0,667 antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan jika persepsi kemudahan penggunaan terkendali, terdapat korelasi sangat kuat sebesar 0,846 antara persepsi kegunaan yang dirasakan terhadap niat untuk menggunakan jika keamanan terkendali, dan terdapat korelasi kuat sebesar 0,779 antara persepsi kemudahan penggunaan dan niat untuk menggunakan jika keamanan terkendali. Kata kunci: Kegunaan yang dirasakan; Kemudahan pengguna; Keamanan; IKD
Copyrights © 2024