Motivasi belajar merupakan faktor esensial dalam menentukan keberhasilan siswa dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar siswa kelas 5B SDN 003 Samarinda Utara serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar melalui penerapan pendekatan diferensiasi. Gaya belajar yang meliputi visual, auditori, dan kinestetik memengaruhi cara siswa menerima dan memahami informasi. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa asesmen diagnostik non-kognitif berperan penting dalam mengidentifikasi preferensi gaya belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kenyamanan dalam mengikuti kegiatan belajar. Guru yang menerapkan pendekatan diferensiasi secara efektif dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan individu siswa.
Copyrights © 2025