Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman belajar siswa berkebutuhan khusus (slow learner) melalui penerapan strategi game-based learning dan kolaborasi tutor sebaya di kelas X-9 SMA Negeri 16 Samarinda. Subjek penelitian adalah seorang siswa dengan hambatan intelektual ringan dan latar belakang migran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, asesmen formatif, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai dari rata-rata 60 menjadi 73 dan peningkatan partisipasi aktif di kelas. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya adaptasi strategi belajar dan kolaborasi dalam pendidikan inklusif.
Copyrights © 2025