Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Gerakan Sedekah Sampah Islami (GRADASI) di Desa Mulyasari sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan participatory action research (PAR), peneliti terlibat langsung dalam setiap tahap program, mulai dari sosialisasi hingga pengumpulan dan pemilahan sampah. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif yang disandingkan dengan analisis kuantitatif sederhana. Data kualitatif, yang berasal dari observasi partisipatif, catatan lapangan, dan wawancara informal, dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti mengidentifikasi pola dan tema-tema kunci yang muncul, seperti motivasi spiritual peserta, tantangan operasional, dan perubahan perilaku yang terjadi di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah, serta menciptakan solidaritas sosial melalui nilai-nilai spiritual dan sosial yang diintegrasikan dalam pemilahan sampah. Meskipun terdapat tantangan dalam pelaksanaan, strategi keberlanjutan yang diusulkan, seperti pelatihan pengelola lokal dan integrasi isu pemilahan sampah ke dalam kegiatan rutin, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif dan partisipasi masyarakat. GRADASI diharapkan menjadi model inspiratif bagi jamaah lainnya dalam mengatasi masalah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan untuk generasi mendatang.
Copyrights © 2025