Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an anak melalui penerapan pembelajaran makhārijul huruf di TPA Al-Hikmah Dusun Kalibundar. Literasi Al-Qur’an dipandang penting karena mencakup keterampilan mengenali huruf hijaiyah, penguasaan makhārijul huruf, tajwid, serta kelancaran membaca, di mana kesalahan makhraj dapat berimplikasi pada perubahan makna. Permasalahan awal yang ditemukan adalah kesulitan anak dalam melafalkan huruf-huruf tertentu yang memiliki makhraj sulit, seperti ق, ع, غ, ض, dan ث. Metode penelitian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Dalam metode ini, peneliti berkolaborasi secara aktif dengan ustadz/ustadzah dan peserta didik untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan tindakan, melaksanakan, dan merefleksikan hasilnya. Tahap pelaksanaan meliputi pembiasaan (habituation), teknik drill atau latihan berulang, storytelling, permainan edukatif, serta melibatkan observasi dan umpan balik dari orang tua santri. Pendekatan PAR dipilih karena memungkinkan keterlibatan semua pihak dan pemberdayaan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran makhārijul huruf secara terstruktur dan partisipatif mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an anak. Peningkatan ini tampak jelas pada aspek ketepatan pengucapan huruf di mana mayoritas anak mampu melafalkan huruf sulit dengan benar setelah dilakukan metode talaqqi dan drill. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan pada aspek kelancaran membaca dan pemahaman dasar tajwid, serta motivasi dan partisipasi anak dalam belajar karena diselingi permainan edukatif. Keberhasilan juga didukung oleh kolaborasi antara guru dan orang tua. Disimpulkan bahwa pembelajaran makhārijul huruf berbasis PAR efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an anak dan memperkuat ekosistem pendidikan Islam berbasis masyarakat.
Copyrights © 2025