Journal of Automotive Technology and Education
Vol. 2 No. 3 (2025): JATE

Pengetahuan Dan Sikap Tentang Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Siswa Praktik Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) Kelas X SMK Negeri 1 Ngawen: Inggris, Indonesia

Muhammad Rivai (Universitas Negeri Yogayakarta)
Zainal Arifin (Universitas Negeri Yogayakarta)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2026

Abstract

Abstract The purpose of this study was to 1) Determine the knowledge of K3 about workplace hazards of class X students at SMK Negeri 1 Ngawen. 2) Determine the attitude of class X students in implementing Occupational Health and Safety at SMK Negeri 1 Ngawen. 3) Determine the implementation of Occupational Safety and Health (K3) for class X students at SMK Negeri 1 Ngawen. This study used a quantitative approach with a descriptive method, and data collection techniques using test methods, questionnaires and observations. The subjects of this study were 68 class X students of SMK N 1 Ngawen. The variables in this study were Knowledge, Attitude, and Implementation. Data analysis was carried out using descriptive analysis techniques with percentages. The results of this study were concluded as follows: 1) The level of K3 knowledge possessed by students showed that: 86.2% of students were included in the outstanding category, 10.8% of students were included in the good category, and 3% of students were included in the sufficient category. 2) Students' attitudes towards K3 showed that: 89.2% of students were included in the moderate category and 10.8 students were included in the poor category. 3) From the aspect of implementing K3, automotive workshops are in the outstanding category with a percentage of 90% with the implementation of 18 out of 20 items.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tiga aspek terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ngawen, yaitu: 1) pengetahuan tentang bahaya di tempat kerja, 2) sikap terhadap implementasi K3, dan 3) praktik implementasi K3 itu sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 68 siswa sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga instrumen: tes untuk mengukur pengetahuan, angket untuk menilai sikap, dan observasi untuk mengevaluasi implementasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dengan teknik persentase untuk mendeskripsikan setiap variabel. Temuan penelitian ini mengungkapkan gambaran yang menarik. Dari aspek pengetahuan, mayoritas siswa (86,2%) memiliki pemahaman yang sangat baik tentang K3, diikuti oleh 10,8% dengan kategori baik dan 3% cukup. Namun, hasil mengenai sikap menunjukkan profil yang berbeda. Sebagian besar siswa (89,2%) memiliki sikap yang hanya berada pada kategori sedang, sementara 10,8% dikategorikan buruk. Di sisi lain, implementasi K3 di bengkel otomotif justru menunjukkan hasil yang sangat positif, dengan 90% item terlaksana (18 dari 20), sehingga masuk dalam kategori sangat baik. Simpulan dari rangkaian data ini menunjukkan adanya diskoneksi antara tingkat pengetahuan yang tinggi dan sikap yang masih biasa-biasa saja. Meskipun demikian, pengetahuan dan prosedur yang baik tampaknya mampu mendorong praktik implementasi yang sangat baik di bengkel. Implikasinya, sekolah perlu mengembangkan strategi yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi lebih khusus lagi difokuskan untuk membentuk sikap dan kesadaran internal siswa terhadap pentingnya K3, agar keselamatan menjadi nilai yang dipegang teguh, bukan hanya sebatas aturan yang diikuti.  

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jate

Publisher

Subject

Automotive Engineering Other

Description

Journal of Automotive Technology and Education (JATE) adalah jurnal akademik berbasis peer-review yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Jurnal ini didedikasikan untuk mewadahi dan mendiseminasikan kajian teoretis maupun ...