Nyamuk merupakan vektor utama penyebaran penyakit berbahaya seperti demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, dan malaria yang mengancam kesehatan masyarakat. Metode pengusir nyamuk konvensional seperti obat nyamuk bakar dan semprot memiliki berbagai kekurangan, antara lain menimbulkan pencemaran udara, bau menyengat, serta potensi gangguan kesehatan bagi pengguna, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Tujuan dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini adalah memperkenalkan inovasi alat pengusir nyamuk berbasis gelombang ultrasonik yang dilengkapi dengan mikrokontroler Arduino Uno R3 kepada siswa SMKN 3 Kota Serang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan komponen Arduino, buzzer ultrasonik, serta simulasi perancangan alat menggunakan platform Wokwi. Buzzer ultrasonik memiliki kemampuan menghasilkan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang tidak terdengar oleh telinga manusia namun efektif mengusir nyamuk di area sekitarnya. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menerapkan teknologi elektronika sederhana untuk mengatasi permasalahan kesehatan lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dan potensi pengembangan alat pengusir nyamuk ultrasonik sebagai solusi inovatif, ekonomis, dan berkelanjutan dalam pengendalian vektor penyakit.
Copyrights © 2026