Upaya pemerintah mencapai ketahanan pangan pada akhir-akhir tahun ini, akan memiliki kendala besar pada rendahnya regenerasi petani. BPS merilis bahwa jumlah penduduk yang bekerja di sektor pertanian terus mengalami penurunan dari 39,22 juta pada tahun 2013 menjadi 37,75 juta petani pada tahun 2015. Psikologi berperan melihat bahwa hama tidak hanya hewan dan tumbuhan tetapi juga perilaku manusia. Penelitian ini bertujuan melihat dinamika pengambilan keputusan anak petani yang tidak melajutkan sebagai petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tradisi pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah anak-anak desa yang mempunyai pertanian keluarga dan tidak bekerja sebagai petani, serta orangtua sebagai crosscheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak anak desa dalam kehidupannya tidak terlepas dari pertanian. membantu pertanian keluarga sebagai bentuk pengabdian kepada orangtua, seperti menyemprot hama, menanam padi, dan memberi pupuk. Namun, peran orangtua dan lingkungan menjadi penentu utama anak-anak tidak bekerja sebagai petani. Meskipun setiap harinya membantu bertani orangtua. Hasil penelitian juga menjelaskan bahwa anakanak tetap memikirkan tentang pertanian keluarga kedepannya jika tidak menjadi petani.
Copyrights © 2022