Setiap elemen dalam lembaga pendidikan harus dikelola dengan efektif, termasuk peserta didik, agar tata kelolanya berfungsi dengan baik. Manajemen peserta didik merupakan keseluruhan proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan secara sengaja serta pembinaan yang berkelanjutan bagi siswa agar dapat mengikuti proses belajar mengajar secara efektif. Artikel ini menganalisis bagaimana manajemen peserta didik yang diterapkan pada lembaga-lembaga di pondok pesantren Raudlatul Ulum Arrahmaniyah (RUA) Sampang Madura dalam mewujudkan pendidikan berkarakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan pondok pesantren RUA menggunakan sistem pendidikan berbasis pesantren yang menganut paham keaswajaan. Berlandaskan pada paham tersebut ditemukan bahwa RUA menggunakan beberapa strategi dalam mewujudkan pendidikan berkarakter spiritual dan nasionalis yaitu; habituasi, moral knowing, moral feeling, moral loving, moral modeling, dan Taubat. Selain itu, empat fungsi manajemen digunakan dalam pengaplikasian strategi-strategi tersebut yaitu; 1) Planning untuk menentukan nilai-nilai karakter, sosialisasi, membuat rencana harian, dan menerapkan pembiasaan dalam perilaku sehari-hari. 2) Organizing: pengasuh Pondok Pesantren RUA bertanggung jawab untuk membentuk struktur organisasi. 3) actuating: Dewan mencanangkan empat program: sistem formal, sistem non-formal, sistem organisasi, dan sistem vokasional. 4) controlling: Pengawasan langsung dan evaluasi oleh Kepala Sekolah dan anggota dewan Pondok Pesantren RUA.
Copyrights © 2025