Pada PT Arta Boga Cemerlang, masalah yang muncul adalah dimana perusahaan kurang efektif dalam aktivitas penjadwalan distribusi saat ini yang ada Pada PT Arta Boga Cemerlang dalam memprediksi permintaan atau penjualan, sehingga terdapat stok akhir tiap tahun yang meningkat. Stok akhir yang tinggi menyebabkan biaya penyimpanan yang tinggi sehingga total biaya yang berhubungan dengan aktivitas distribusi perusahaan juga ikut meningkat. Saat ini PT Arta Boga Cemerlang belum ada melakukan tindakan perbaikan yang tepat dalam penjadwalan distribusi. Berdasarkan hasil perhitungan DRP yang telah dilakukan peramalan penjualan periode 2023-2027 dimana tahun 2023 sebesar 722.838 kaleng, pada tahun 2024 sebesar 725.230 kaleng, pada tahun 2025 sebesar 724.627 kaleng, pada tahun 2026 sebesar 725.170 kaleng dan pada tahun 2027 sebesar 724.681 kaleng. Selain itu dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa persediaan yang diproyeksikan pada periode 2023- 2027 tanpa persediaan. Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode DRP bahwa terdapat penurunan biaya sebesar Rp. 2.057.080.550 atau 6%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode DRP dianggap cukup efektif dalam meminimalisir total biaya dalam aktivitas distribusi (biaya penyimpanan dan biaya distribusi)
Copyrights © 2023