Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

RANCANGAN SISTEM INFORMASI SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA INDUSTRI MINUMAN: SUPPLY CHAIN MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM DESIGN IN THE BEVERAGE INDUSTRY Marwan
Engineering and Technology International Journal Vol 2 No 03 (2020): Engineering and Technology International Journal (EATIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3.03 KB) | DOI: 10.55642/eatij.v2i03.46

Abstract

The beverage industry located in Medan City is a company engaged in the production of packaged drinks. In facing business competition, companies need an information system that is able to accommodate internal and external uncertainties in managing supply chain management in the company. Supply chain uncertainty in the company is caused by the uncertainty of product demand by customers and the lead time of delivery of raw materials by suppliers which results in uncertainty in the production process and ordering raw materials. This research was conducted to design a supply chain management information system application that can facilitate business processes with suppliers in the procurement of raw materials and the process of ordering products by customers to reduce the level of supply chain management uncertainty in the company. Applications designed to provide information to suppliers, customers and internal parties of the company. The information provided can make it easier for suppliers to control the inventory of raw materials at the company and the information will also make it easier for customers to order products offered by the company.
Penerapan Sistem K3 Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) Pada Bengkel ABC Rizky Alfikri; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 1 (2022): September: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.195 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Bengkel ABC, (2) mendeskripsikan potensi bahaya penyebab kecelakaan tenaga kerja dalam proses produksi di Bengkel ABC, (3) mendeskripsikan pengendalian risiko terhadap kecelakaan tenaga kerja yang terjadi di Bengkel ABC. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment). Pengumpulan data dengan cara kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan penerapan sistem K3 belum terlaksana sehingga menimbulkan kecelakaan kerja pada pekerja Bengkel ABC yang memiliki hubungan p > 0,05 yaitu sebesar 94,3%. Terdapat potensi bahaya dilingkungan kerja pada Bengkel ABC yaitu potensi bahaya yang terjadi pada proses pengelasan (asap, percikan api, dan postur tubuh), proses pembubutan (terkena serpihan benda kerja, pekerja tidak konsentrasi, serbuk benda kerja terlilit di pahat saat mesin mesin bubut berputar), dan proses penggrindaan (percikan serbuk gerinda serta pekerja tidak konsentarasi dan tidak hati-hati). Serta pengendalian risiko yaitu pengendalian teknik berupa menambahkan alat bantu yang diperlukan. Kemudian pengendalian administratif berupa pekerja harus lebih berkonsenrasi dan berhati-hati. Selanjutnya penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa menggunakan helm pelindung kepala, face shield, sarung tangan, penutup telinga, sepatu safety, baju kerja, dan masker.
Restrukturisasi Tata Letak Menggunakan Metode Tradisional Berbasis 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke) di PT. CAS Ade Yudha; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 1 (2022): September: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.602 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i1.21

Abstract

Untuk mencapai proses produksi yang lebih efisien, tata letak fasilitas harus direstrukturisasi. PT. CAS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri packaging carton. Dalam proses produksi carton box, terlihat sering terjadi downtime yang di akibatkan oleh penumpukan bahan sisa dan peralatan produksi yang berserakan. Sebuah metode yang sering digunakan untuk mengatasi downtime yang dialami dengan metode tradisional berbasis 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke). Analisis material yang dilakukan dengan metode 5S adalah analisis biaya material handling. Analisis metode 5S diperoleh tata letak yang rapi, yaitu Seiri memisahkan peralatan produksi yang digunakan dengan yang tidak digunakan, Seiton peralatan produksi disusun rapi di gudang peralatan produksi, Seiso menjaga kebersihan lingkungan, mesin dan peralatan produksi, Seiketsu diterapkan penjadwalan piket kebersihan kepada setiap karyawan produksi, Shitsuke melakukan sosialisai terhadap semua karyawan agar selalu membiasakan diri untuk berdisiplin. Dari hasil perbandingan didapati selisih keseluruhan yaitu Rp.365.423/harinya dengan persentase 59% dan 9.500.998/bulannya dengan persentase 59% yang berarti hasil restrukturisasi tata letak lebih efektif.
Perancangan Alat Pelindung Diri Topi Sebo Pada Welder dan Fitter Menggunakan Metode Ergonomic Function Deployment (EFD) di PT XYZ Muhammad Safi’i; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 1 (2022): September: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.915 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i1.22

Abstract

Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil kerjanya, diperlukan pemenuhan keamanan dan kenyaman dari perusahaan untuk para pekerjanya terutama welder dan fitter. Terdapat banyak kendala yang menyebabkan welder dan fitter sering mengeluh terhadap kondisi kerja mereka seperti mereka sering mendapat luka percikan bunga api las pada leher mereka sehingga hasil kerja mereka menjadi kurang optimal oleh karena itu dikembangkan alat pelindung diri yaitu topi sebo yang dirancang dengan menggunakan metode Ergonomic Function Deployment (EFD) dan dalam perancangannya digunakan keinginan konsumen (voice of customers) guna untuk melindungi welder dan fitter dalam melakukan pekerjaannya. Adapun hal-hal yang diinginkan konsumen dalam hal ini welder dan fitter berdasarkan kuisioner yang peneliti berikan, mereka menginginkan topi sebo yang dapat melindungi dari percikan api las, topi sebo tersebut memiliki harga yang ekonomis, memiliki desain yg ergonomis, tahan lama, bisa dicuci kembali, warna yang menarik, mudah di gunakan, dan topi sebo tersebut dapat digunakan di semua kondisi. Dari 30 responden 74,4% menyatakan bahwa rancangan produk topi sebo yang dirancang dengan metode EFD sangat bagus, 19,3% menyatakan rancangan tersebut lebih bagus, 5,7% menyatakan bagus, 0,4% menyatakan jelek dan 0% yang menyatakan sangat jelek.
Optimalisasi Proses Produksi Cup Nut (Komponen Mesin Kelapa Sawit) Dengan Linear Programing Melalui Metode Simpleks Pada PT XYZ kurniawan 123; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 1 (2022): September: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.188 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i1.24

Abstract

Persaingan wirausaha semakin ketat, terutama karena jumlah perusahaan meningkat. Situasi ini telah menyebabkan semakin banyak perusahaan berlomba-lomba untuk posisi teratas dalam industri. Oleh karena itu, semua organisasi harus berkembang dan meningkatkan kinerjanya untuk mencapai efektivitas dan efisiensi. Setiap orang (entrepreneur) harus bisa melihat peluang yang ada di bidang ini dan mencari peluang yang ada untuk bersaing dalam bisnis. CV Adi Jaya Teknik memperoleh bahan baku dari beberapa supplier. Pemesanan bahan baku per bulannya mencapai 15.000 buah tergantung pada pemesanan produk dari para costumer. Perusahaan CV Adi Jaya Teknik tidak hanya memperoduksi cup nut saja namun masi banyak produk yang dihasilkan.Berdasarkan data CV Adi Jaya Teknik, terlihat bahwa keuntungan yang direalisasikan atau marjin Keuntungan per unit produk Rp. 150.000 untuk kulit kacang kecil dan Rp. 250.000 untuk mur cangkang besar. Keuntungan atau Profit Argument Pada Proses Pembuatan Cup Nut Menggunakan Linear Programming Menggunakan Metode Simplex adalah sebesar Rp. 562.500 per hari atau Rp. 14.062.500 per bulan.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Baju Dengan Metode EOQ Pada UMKM BL Khairil Anwar Lubis; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 2 (2023): Maret: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.127 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i2.42

Abstract

Ketersediaan bahan baku berkualitas tinggi sangat penting untuk setiap manufaktur. Dikarenakan tingginya biaya bahan baku di dalam kota, bahan baku yang dipakai didatangkan dari pulau jawa dengan masa tunggu 4 hari sehingga sering terjadi kekosongan pada proses produksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan metode EOQ lebih menghemat biaya persediaan bahan baku dibandingkan dengan kebijakan UMKM BL. Seluruh biaya persediaan bahan baku kain dengan menggunakan  kebijakan UMKM BL sebesar Rp4.794.779, sedangkan dengan menggunakan metode EOQ hanya menghabiskan biaya sebesar Rp2.025.837, penghematan sebesar Rp2.768.943. Biaya total persediaan  bahan baku lilin sebesar Rp.2.158.235 sedangkan metode EOQ Rp.954.974 menghemat biaya sebesar Rp. 1.203.261 dan bahan baku  pewarna sebesar  Rp.1.159.000  sedangkan metode EOQ Rp.413.521 menghemat biaya sebesar  Rp.745.479.
Pengukuran Kinerja Pada Perusahaan PT. XYZ Dengan Metode Balanced Scorecard Fikri Arifin; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 2 (2023): Maret: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.043 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i2.46

Abstract

PT. XYZ adalah bidang usaha yang bergerak di bidang pelayanan penyedia air minum. Dengan tujuan perusahaan adalah untuk memenuhi bagi Masyarakat yang membutuhkan air bersih, maka dari itu penting dilakukan pengukuran kinerja untuk perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah Bagaimana penerapan Balanced Scorecard dengan 4 perspektifnya (perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan) pada PT. XYZ dengan cara membandingkan fakta dan teori. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa kinerja perusahaan PT. XYZ pada perspektif keuangan yang dilihat dari ROE, Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional dan Efektivitas Penagihan dapat diketahui hasil dari kinerja perusahaan PT. XYZ bisa dikatakan dengan kategori cukup. Dari sisi pelanggan, berdasarkan akuisisi pelanggan dan keluhan pelanggan dikatakan kurang baik, sedangkan dari segi retensi pelanggan mengalami kinerja yang baik. Dari sisi proses bisnis internal, inovasi dan pelayanan pemeliharaan masih kurang, hanya saja tingkat kehilangan air dan penggantian meteran air dianggap cukup. Pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran yang dilihat dari retensi pegawai serta rasio diklat pegawai dapat dikatakan cukup. Berdasarkan hasil uji hipotesis balanced scorecard berpengaruh terhadap kinerja perusahaan PT. XYZ
Penerapan Material Requirement Planning Pada Perencanaan Kebutuhan Bahan Baku Terhadap Produk Springbed di CV.VWX Muhammad Riza; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 2 (2023): Maret: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.891 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i2.47

Abstract

Penerapan Material Requirement Planning pada perencanaan kebutuhan bahan baku terhadap produk springbed di CV. VWX di penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui permintaan produk springbed dengan menggunakan peramalan, (2) mengetahui kapasitas maksimal setiap pemesanan bahan baku dalam sekali pesan, serta (3) mengetahui jumlah pemesanan bahan baku springbed. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Adapun hasil dari penelitian yaitu (1) hasil peramalan permintaan produk springbed pada periode berikutnya pada Maret 2023 per 2 bulan sebesar 1125 unit dengan MAPE (Mean Absolute Percent Error) sebesar 0,11, (2) pada satu kali pemesanan bahan baku periode berikutnya pada bulan Maret 2022 sebesar 5625 meter kain, 13500 kg busa, 28125 buah penjepit peer, 1740 pcs kawat kumparan, 1740 pcs slicon dan 56250 Pcs ram peer, dan (3) terdapat 12 kali frekuensi pemesanan bahan baku pembuatan springbed dengan biaya pemesanan Rp 2.400,00 lebih kecil dibandingkan metode perusahaan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 48 kali sebesar Rp, 18.000,00
Pengendalian Kualitas Produk Rubber Seal Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode Effect And Analisys) dan Metode FTA (Fault Tree Analisys) di PT. XYZ fadil ahmad; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 2 (2023): Maret: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.055 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i2.49

Abstract

Telah terjadi peningkatan persaingan yang ketat di antara bisnis sebagai akibat dari kemajuan di sektor manufaktur dan industri. Dalam dunia industri, konsumen melihat berbagai faktor sebelum melakukan keputusan pembelian. Masalah yang dihadapi  PT. Indopura Utama pada saat ini adalah banyaknya produk Rubber Seal yang cacat. Jumlah rata-rata kecacatan Rubber Seal dalam satu bulan pada mei 2022 sebesar 3020 item (22,7 %) dari total produksi 13260 item. Dari hasil pengolahan data nilai RPN (Risk Priority Number) pada metode FMEA (Failure Mode Effect and Analisys) di dapat nilai tertinggi untuk RPN (Nomor Prioritas Risiko) penyebab kegagalan sebesar 343 yang disebabkan operator kurang teliti dan berpengalaman. Kemudian menentukan minimal cut set melalui aljabar boolean dari metode FTA (Fault Tree Analisys) didapatkan proporsi terbesar yaitu sebesar 20% adalah operator yang tidak berpengalaman yang mengakibatkan kecacatan terjadi.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Identifikasi Potensi Bahaya Kerja Pada CV. TDL Rizky Pratama Suroso; marwan
Journal Technology and Industrial Engineering (JTIE) Vol. 1 No. 1 (2022): September: Technology and Industrial Engineering
Publisher : Research Institute of Science, Technology and Art (RISTecArt)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.854 KB) | DOI: 10.59840/jtie.v1i1.165

Abstract

pada setiap pekerja. Dengan diterapkan SMK3 dapat mempengaruhi tingkat kinerja yang lebih konsisten baik.  Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk Untuk mengetahui tingkat risiko kecelakaan kerja pada perakitan dan perawatan mesin di CV. TDL dengan metode HIRA. (2) Untuk mengetahui upaya pencegahan potensi bahaya yang timbul dalam menjamin keselamatan para pekerja pada CV.TDL.  Pengumpulan data melalui wawancara kepada kepala gudang mengenai kecelakan kerja, penyebab kecelakaan kerja serta melakukan observasi ke lapangan untuk melihat langsung pekerja dengan mengunakan APD. Data-data ini akan diolah menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assesement (HIRA). Hasil penelitian ini menunjukkan dengan dengan penerapan SMK3 dapat mengurangi tingkat kecelakaan yang selama ini masih sering terjadi karena terdapat 5 risiko kecelakaan kerja yang tergolong tinggi dan harus dilakukan perbaikan dalam satu bulan ke depan, serta 2 risiko kecelakaan kerja yang tergolong sedang dan harus dilakukan perbaikan dalam 1 tahun ke depan.  CV. TDL perlu melakukan tindakan administrasi seperti pelatihan (training), pembuatan instruksi kerja (IK), dan standart opening procedure (SOP) dalam pengawasan pemakaian APD agar sesuai dengan standar SMK3 kepada seluruh pihak K3.