Metode transportasi merupakan suatu strategi yang sering digunakan untuk mengatur pola distribusi yang berasal dari beberapa sumber yang menyediakan produk yang sama ke beberapa tempat yang membutuhkan produk secara optimal. Alokasi produk ini mestinya harus diatur selayaknya kebutuhan yang dipenuhi, karena terdapat perbedaan beberapa biaya alokasi dari satu sumber ke suatu tempat tujuan. Kasus transportasi timbul ketika suatu perusahaan mencoba menentukan cara pengiriman (distribusi) suatu jenis barang (item) dari beberapa sumber (lokasi penawaran) ke beberapa tujuan (lokasi permintaan) yang dapat meminimalkan biaya. Metode transportasi juga sering digunakan untuk memecahkan masalah bisnis, pembelanjaan modal, alokasi dana untuk investasi, analisis lokasi, keseimbangan lini perakitan dan perencanaan serta scheduling produksi. PT. XYZ dihadapkan pada suatu pemasalahan yang diakibatkan semakin tingginya biaya pemasaran karena dianggap kurang teraturnya pola pendistribusian dari tempat sumber ke tempat tujuan pemasaran, sehingga perusahaan berusaha untuk mengoptimalkan biaya transportasi yang dikeluarkan. Hal ini, jika di biarkan begitu saja maka dapat mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah tersebut menggunakan metode transportasi, yaitu menggunakan metode pojok kiri atas pojok kanan bawah (North West Corner Method) dan metode VAM (Vogel’s Approximation Method). Pendistribusian material dari beberapa PT ke beberapa Gudang di PT.XYZ dengan menggunakan metode transportasi didapatkan hasil yang optimal. Total biaya transportasi dengan menggunakan metode pojok kiri atas pojok kanan bawah (North West Corner) = Rp. 348.000.000. Kemudian Total biaya transportasi dengan menggunakan metode VAM (Vogel Approkximation Method) = Rp. 319.400.000. Pada penelitian di PT. XYZ dengan menggunakan metode transportasi, penggunaan metode yang tepat untuk mengoptimalkan biaya distribusi material adalah untuk solusi fisibel awal menggunakan metode VAM (Vogel’s Approximation Method) dengan hasil yang paling minimal diantara metode pojok kiri atas atau NWC (North West Corner ) pojok kanan bawah, dengan perhitungan ongkos terkecil yaitu sebesar Rp. 319.400.000.
Copyrights © 2021