XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi barang jadi dari bahan baku mentah dengan menggunakan alat, peralatan, mesin produksi seperti engsel, baut, palu, dan lainnya. Perusahaan mengalami beberapa permasalahan waste diantaranya waste motion dan waste inventory yang disebabkan oleh mesin, metode, manusia, material, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Lean Manufacturing untuk meminimalkan waste selama proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Value Stream Mappping (VSM), dengan menggunakan pembobotan Waste Relationship Matri (WRM )dan Waste Assesment Questionare (WAQ). Berdasarkan pemetaan stream mapping terdapat proses yang terkendala sehingga menimbulkan waste, yaitu pada proses pembubutan. Untuk meminimalkan waste maka perlu dilakukan sub kontrak pekerjaan yang sejenis dengan perusahan lain pada saat proses agar dapat meminimalkan waktu sebesar 25,26 menit/pcs. Dari hasil pembobotan kuesoioner setelah dilakukan pembobotan WAM maka perhitungan WAQ didapatkan waste motion terbesar pada sebesar 25,28%, dan waste inventory sebesar 17,25%. Lalu memberikan pengarahan kepada setiap operator untuk merapihkan alat kerja agar tidak menimbulkan gerakan yang tidak perlu saat proses produksi berlangsung.
Copyrights © 2021