Pada pembangunan proyek rumah sakit penyambungan, PT. Betesda Mandiri telah menerapakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan baik. Dengan menerapakan kebijakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pihak manajemen PT. Betesda Mandiri mengharapkan akan terjadinya peningkatan produktifitas kerja karyawan. Peningkatan produktifitas kerja karyawan dapat mendukung keberhasilan proyek konstruksi yang sedang dikerjakan perusahaan. Dari hasil pengamatan penulis, selama melaksanakan Praktek Kerja Lapangan yang berlangsung di PT. Betesda Mandiri khususnya di bagian lapangan yang merupakan Keterlibatan Pekerja. Permasalahan yang timbul dapat dikarenakan kurangnya informasi dan pengetahuan tentang standar keamanan dan kenyamanan kondisi kerja bagi pekerja. Ancaman bahaya fisik maupun tingkah laku terhadap pekerjaan tergolong besar dalam setiap proyek konstruksi. Tujuan dari dibuatnya program K3 adalah untuk mengurangi biaya perusahaan apabila timbul kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang benarbenar menjaga keselamatan dan kesehatan karyawannya dengan membuat pengaruhan kebijakan (aturan) tentang keselamatan dan kesehatan kerja yang dilaksanakan oleh seluruh karyawan dan pimpinan perusahaan. Perlindungan tenaga kerja dari bahaya dan penyakit akibat kerja atau akibat dari lingkungan kerja sangat dibutuhkan oleh karyawan agar karyawan merasa aman dan nyaman dalam menyelesaikan pekerjaannya. Tenaga kerja yang sehat akan bekerja produktif sehingga diharapkan dengan produktifitas kerja karyawan yang meningkat dapat mendukung keberhasilan bisnis perusahaan dalam membangun dan membesarkan usahanya.
Copyrights © 2022