Untuk menjaga kondisi mesin tersebut agar tidak mengalami kerusakan ataupun setidaknya untuk mengurangi jenis kerusakan, sehingga waktu proses produksi tidak terpotong terlalu lama, maka dibutuhkan sistem pemeliharaan mesin yang baik dan tepat sehingga hasilnya dapat meningkatkan efektivitas mesin dan dapat mengurangi kerugian yang diakibatkan dari kerusakan mesin. Pemeliharaan mesin dengan metode preventive maintenance berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan mesin, komponennya dan bahkan yang telah habis masa pakainya. Untuk membantu perusahaan dalam menangani masalah yang selama ini menjadi penghambat proses produksi, maka melalui penelitian ini akan diusulkan pemeliharaan menggunakan preventive maintenance dengan metode Total Productive Maintenance (TPM).Penerapan TPM (Total Productive Maintenance) mempunyai pengaruh dalam tingkat kerusakan pada mesin shaping yang mengalami penurunan.TPM ini berfungsi sebagai solusi untuk meningkatkan produktifitas pada mesin shaping. dan dapat mengetahui apa yang harus dilakukan untuk kedepannya agar mesin berjalan secara optimal sesuai dengan jadwal yang direncanakan.
Copyrights © 2022