XYZ menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan efisiensi produksi akibat tingginya tingkat breakdown dan downtime mesin, yang berdampak pada produktivitas dan profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Total Productive Maintenance (TPM) dan meningkatkan efisiensi produksi melalui perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan analisis six big losses. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, studi pustaka, dan observasi lapangan, diikuti oleh perhitungan OEE serta analisis terhadap kerugian yang terjadi selama proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE PT. XYZ berada di angka 66,57%, di bawah standar kelas dunia. Analisis mengidentifikasi bahwa kerugian terbesar berasal dari setup and adjustment, mencapai 18%.Rekomendasi perbaikan meliputi penetapan SOP yang jelas, pelatihan ulang bagi karyawan, dan perawatan berkala untuk meningkatkan efektivitas mesin. Penerapan langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi di PT. XYZ.
Copyrights © 2025