Radioterapi merupakan salah satu metode pengobatan kanker yang menggunakan radiasi pengion seperti sinar gamma, sinar-X, elektron, proton, dan neutron. Dalam praktiknya, instalasi radioterapi harus memenuhi standar keselamatan radiasi untuk melindungi pasien, petugas, dan masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat paparan radiasi di sekitar area ruang CT-Simulator pada Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura. Pengukuran dilakukan untuk memastikan bahwa desain dan perlindungan radiasi pada ruangan tersebut telah sesuai dengan nilai batas dosis (NBD) yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), yaitu ≤ 50 mSv per tahun bagi pekerja, sebagaimana tercantum dalam Peraturan BAPETEN Nomor 4 Tahun 2013. Data diperoleh melalui uji paparan radiasi menggunakan pesawat CT-Simulator merek Siemens Mobile 64-slice. Hasil pengukuran menunjukkan adanya kebocoran radiasi pada beberapa titik, yaitu di pintu utama, pintu samping, dan lantai dua ruang CT-Simulator. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa perlu dilakukan renovasi pada area yang teridentifikasi mengalami kebocoran. Jika belum terdapat lapisan pelindung seperti timbal, maka direkomendasikan pemasangan timbal sebagai material perisai radiasi untuk memastikan keselamatan radiasi di lingkungan sekitar instalasi.
Copyrights © 2025