Bahasa ekspresif merupakan kemampuan yang dimiliki anak untuk mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya seperti pengunaan kata-kata dan bahasa secara verbal untuk mengkomunikasikan konsep atau pikiran anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangan dengan alat pembelajaran edukatif untuk mengembangkan bahasa ekpresif anak KB AIRA Kec kragialan. Metode PTK merupakan suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu, untuk memperbaiki atau meningkatkan pratik-pratik pembelajaran di dalam kelas secara lebih profesonal. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Perkembangan bahasa ekspresif sebelum menggunakan media bahan bekas pada anak KB AIRA kec. Kragilan dapat diketahui tingkat perkembangan bahasa yaitu pada prasiklus terdapat 5 orang anak (25%) yang dikategorikan mulai berkembang dan 10 orang anak (75%) yang dikategorikan belum berkembang. Metode mengajar yang digunakan metode bercerita, bercakap cakap, demonstrasi, projek dan eksperimen. Sedangkan media yang digunakan menggunakan media bahan bekas. Perkembangan bahasa ekspresif sesudah digunakan adalah menggunakan media bahan bekas dapat diketahui Tingkat perkembangan bahasa yaitu pada siklus I terdapat 7 orang anak (22.5%). Pada siklus II (89,1%) yang memiliki perkembangan bahasa dikategorikan berkembang sangat baik. Penggunaan alat permainan edukatif dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif sudah berjalan 89,1 % predikat sangat baik.
Copyrights © 2024