Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) khususnya pada materi dampak globalisasi terhadap budaya lokal. Salah satu penyebab utama adalah penggunaan metode pembelajaran konvensional dan minimnya media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan kebutuhan siswa era digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode flipped classroom dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Mandalawangi 1. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 57,33 pada prasiklus menjadi 60,83 pada siklus I, 72,76 pada siklus II, dan 82,33 pada siklus III. Tingkat ketuntasan belajar siswa pun meningkat dari 19,8% pada prasiklus menjadi 100% pada siklus III. Dengan demikian, penerapan metode flipped classroom terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi dampak globalisasi terhadap budaya lokal.
Copyrights © 2025