Pengabdian masyarakat ini berfokus pada perancangan fasilitas umum pedestrian apung di Situ Tunggilis sebagai upaya meningkatkan pariwisata berbasis ekowisata dan rekreasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan perancangan rekayasa sipil dengan tahapan analisis pembebanan, analisis gaya apung, dan analisis stabilitas struktur. Hasil perhitungan menunjukkan total beban mati dan beban hidup sebesar 11 kN, sedangkan gaya apung dari drum plastik sebesar 2.468 kN per drum. Dengan kebutuhan minimum 4 drum per modul 3x3 m, struktur dinyatakan aman dan menampilkan gambar 3D pedestarian apung. Desain ini diharapkan mampu menjadi sarana wisata baru sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan Situ Tunggilis.
Copyrights © 2025