Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis wadah budidaya berupa keranjang bambu dan keranjang plastik terhadap pertumbuhan anggur laut (Caulerpa racemosa) yang dibudidayakan menggunakan sistem longline dalam bak terkontrol. Penelitian dilakukan selama 35 hari di SMK Negeri 1 Maluku Tenggara, menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak. Parameter utama yang diamati adalah pertumbuhan berat thalus dan pertumbuhan berat mutlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan wadah keranjang bambu menghasilkan pertumbuhan thalus yang lebih tinggi dibandingkan keranjang plastik dan kontrol. Analisis statistik menggunakan ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) antar perlakuan. Pertumbuhan yang lebih baik pada keranjang bambu diduga disebabkan oleh karakteristik fisik bambu yang menyerupai substrat alami, seperti permukaan kasar yang mendukung perlekatan rizoid. Faktor lingkungan seperti kedalaman, intensitas cahaya, dan kualitas air (suhu, pH, salinitas, dan oksigen terlarut) juga berada pada kisaran optimal untuk pertumbuhan C. racemosa. Hasil ini merekomendasikan penggunaan keranjang bambu sebagai media efektif dalam budidaya anggur laut secara terkontrol
Copyrights © 2025