Latar Belakang : Nafsu makan yang kurang baik dapat menjadikan masalah yang penting pada anak terkait dengan proses pertumbuhan dan prkembangan anak. berbagai penelitian ilmiah sudah banyak yang membuktikan bahwa pengobatan tradisional banyak digunakan salah satunya adalah tanaman rimpang temulawak (Curcuma Xanthorrhiza). Kandungan minyak astiri pada temulawak memiliki efek koleretik yang dapat memperlancar sekresi empedu untuk mengemulsikan lemak sehingga serta dapat mempercepat penyerapan lemak di usus dan secara tidak langsung dapat mempercepat pengosongan lambung serta pencernaan.Tujuan : Pengabdian masyarakat bertujuan agar mahasiswa dan dosen dapat berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan kesehatan, khususnya kesehatan Ibu dan Anak dalam membantu mengatasi permasalahan pertumbuhan dan perkembangan pada anak balita.Metode Pengabdian : Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, tutorial, simulasi dan pendampingan pada lansia yang nantinya hasilnya dapat diimplementasi kepada Ibu Balita untuk dapat menjaga dan meperbaiki nafsu makan anak yang bermanfaat terhadap Tumbuh Kembang Anak balita.Hasil Pengabdian : Tercapainya kemampuan Ibu Balita dalam menilai Nafsu Makan pada anak, dan dapat membuat makanan tambahan pada anak yang dapat meningkatkan nafsu makan pada anak balita dengan membuat puding labu kuning plus extrac temulawak.Simpulan : Kegiatan Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Bendan Kregon dapat terlaksana, dan setelah Peserta di Evaluasi, Ibu Balita dapat memahami cara membuat Puding Plus extrac temulawak dan dapat mempraktekan cara menilai nafsu makan pada anakKata Kunci : Puding Labu Kuning, Extrac Temulawak, dan Nafsu Makan
Copyrights © 2023