Latar Belakang : Komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas merupakan masalah kesehatan utama bagi kesehatan wanita, karena merupakan penyebab terbesar kematian ibu dan bayi. Secara tidak langsung kematian ibu salah satunya dipengaruhi oleh keterlambatan ditingkat keluarga dalam mengenali tanda bahaya kehamilan dan membuat keputusan untuk segera mencari pertolongan. Tanda bahaya kehamilan harus dikenali dan terdeteksi sejak dini sehingga dapat ditangani dengan benar karena setiap tanda bahaya kehamilan bisa mengakibatkan komplikasi kehamilan. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora tahun 2022 menyebutkan bahwa angka perkiraan ibu hamil dengan komplikasi kebidanan sejumlah 2.344 dari 11.720 ibu hamil.Tujuan: kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tanda bahaya ibu hamil dan tentang ASI eksklusif pada ibu hamil.Metode : Intervensi yang dilakukan pada kegiatan ini adalah dengan penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi. Sasaran kegiatan ini sejumlah 30 orang yang teridiri dari ibu hamil dan kader di Kelurahan Sonorejo, Kecamatan Blora Kabupaten Blora.Hasil : Terdapat peningkatan pengetahuan tanda bahaya ibu hamil dan peningkatan pengetahuan tentang ASI eksklusifSimpulan : pemberian edukasi tentang skrining mandiri tanda bahaya kehamilan melalui media audovisual dapat meningkatkan pengetahuan pada Ibu hamil, nilai rata-rata pre tes dibanding pos tes terjadi peningkatan signifikan. Pemberian edukasi tentang ASI eksklusif melalui metode emotional demonstration bisa meningkatkan pengetahuan sasaran.Keyword : ASI Eksklusif, emotional demonstration, pemberdayaan Masyarakat, skrining tanda bahaya ibu hamil
Copyrights © 2024