Danau Sentani, salah satu sumber air tawar penting di Papua, berisiko terkena kontaminasi logam berat sebagai akibat dari peningkatan aktivitas manusia di sekitarnya. Jumlah logam berat yang terkumpul pada vegetasi akuatik dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui seberapa baik kondisi lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingginya kandungan Pb, Cd, dan Hg yang ditemukan terserap dan tersimpan dalam jaringan tumbuhan air yang hidup di kawasan Danau Sentani. Metode penelitian berupa kuantitatif deskriptif berdasarkan hasil uji laboratorium kandungan logam berat dengan alat AAS. Lokasi pengambilan sampel berada di Muara Kali Jembatan Dua, Dermaga Pantai Yahim dan Dermaga Pantai Kalkote, dengan tiga titik pengamatan di masing-masing lokasi. Berdasarkan hasil analisis, kadar timbal (Pb) yang terdeteksi pada tumbuhan air berada dalam rentang 0,0010–0,0023 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan), konsentrasi kadmium (Cd) tercatat antara 0 hingga 0,0089 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan) dan kadar merkuri (Hg) menunjukkan nilai antara 0 hingga 0,0004 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan). Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan Pb, Cd, dan Hg pada tumbuhan air di Danau Sentani belum mencapai tingkat yang dikategorikan sebagai pencemaran lingkungan.
Copyrights © 2025