Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KADAR LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd) DAN MERKURI (Hg) PADA TUMBUHAN AIR DI DANAU SENTANI JAYAPURA Irja Sepriyanto Jenmau; Marsia Isa Bwefar; Mamberuman Marthen Inggamer; Suriyah Satar; Irwandi Yogo Suaka; Kristina Haryati
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i2.4344

Abstract

Danau Sentani, salah satu sumber air tawar penting di Papua, berisiko terkena kontaminasi logam berat sebagai akibat dari peningkatan aktivitas manusia di sekitarnya. Jumlah logam berat yang terkumpul pada vegetasi akuatik dapat digunakan sebagai indikator untuk mengetahui seberapa baik kondisi lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingginya kandungan Pb, Cd, dan Hg yang ditemukan terserap dan tersimpan dalam jaringan tumbuhan air yang hidup di kawasan Danau Sentani. Metode penelitian berupa kuantitatif deskriptif berdasarkan hasil uji laboratorium kandungan logam berat dengan alat AAS. Lokasi pengambilan sampel berada di Muara Kali Jembatan Dua, Dermaga Pantai Yahim dan Dermaga Pantai Kalkote, dengan tiga titik pengamatan di masing-masing lokasi. Berdasarkan hasil analisis, kadar timbal (Pb) yang terdeteksi pada tumbuhan air berada dalam rentang 0,0010–0,0023 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan), konsentrasi kadmium (Cd) tercatat antara 0 hingga 0,0089 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan) dan kadar merkuri (Hg) menunjukkan nilai antara 0 hingga 0,0004 mg/L (di bawah Baku Mutu Lingkungan). Temuan ini mengindikasikan bahwa keberadaan Pb, Cd, dan Hg pada tumbuhan air di Danau Sentani belum mencapai tingkat yang dikategorikan sebagai pencemaran lingkungan.
Inovasi Media Daur Ulang untuk Mengatasi Keterbatasan Alat Peraga di SD Sarmi Golden R.SC. Ayomi; Chelsi Yuliana S; Suwita, Suwita; Mamberuman Marthen Inggamer; Sara Ohee
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v6i1.7506

Abstract

Limited availability of science (IPA) teaching aids in underdeveloped Papuan schools, such as YPK Ebenhaezer Yamna Elementary, significantly hinders meaningful scientific education. Primary challenges include a lack of functional facilities, low teacher innovation, infrastructure constraints, and a critical literacy crisis among students. This community service initiative aims to empower educators through workshops focused on creating independent science (IPA) tools from local inorganic waste to bridge facility gaps. The methodology employs training and simulations within a Participatory Action Learning System framework. Conducted between April 19–25, 2026, in the East Coast District, the program involved 10 teachers and 17 fifth-grade students. Results demonstrated the successful creation of three recycled teaching kits. Teacher competence improved by 97.1%, particularly among honorary staff. Students showed significant cognitive growth, with average scores rising from 54.1 to 78.2, achieving full mastery. This program effectively shifts teacher orientation from factory-made dependence toward creative independence using local resources.