Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis
Vol 6 No 1: Oktober 2020

Motif Mahasiswa Kota Surabaya Dalam Menggunakan Reusable Product

Diajeng Sagita Yasmine Wijaya Puteri (Universitas Negeri Surabaya)
Anam Miftakhul Huda (Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2020

Abstract

Mahasiswa kota metropolitan seperti Surabaya memiliki tingkat penggunaan produk sekali pakai yang tinggi karena adanya gaya hidup konsumtif, budaya nongkrong, dan coffee lifestyle. Perusahaan memproduksi produk sekali pakai karena efisiensi dan biaya produksi murah. Hal tersebut menimbulkan masalah sampah, peran mahasiswa sebagai agen perubahan masyarakat mengkampanyekan penggunakan reusable product untuk mengatasinya. Perusahaan eco product yang memproduksi reusable product kemudian bermunculan. Perusahaan memproduksi reusable product kekinian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan melihat perilaku konsumen di kota metropolitan dan lifestyle pada masyararakat modern. Seperti stainless straw, tumblr, tote bag, masker kain dan reusable product lainnya. Selanjutnya penggunaan reusable product semakin digencarkan dan mulai menjadi lifestyle. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui motif mahasiswa dalam menggunakan reusable product dengan metode kuantitatif deskripstif. Dengan sampel sebanyak 348 mahasiswa yang diambil dari dari universitas dan perguruan tinggi di Kota Surabaya. Kuesioner disebarkan dengan non probability sampling. Dengan menggunakan skala likert dan dianalisis dengan mean. Variabel motif dibagi menjadi empat, diantaranya adalah motif produk, motif patronage, motif emosional dan yang terakhir yaitu motif rasional. Dari hasil pengolahan data ditemukan bahwa mahasiswa memiliki motif yang berbeda-beda dalam menggunakan reusable product. Disimpulkan bahwa motif dengan nilai paling tinggi dengan persentase 84,8% yaitu motif rasional yang menunjukkan kesesuaian dengan kebutuhan. Kemudian motif patronage, artinya mahasiswa memiliki pertimbangan dalam menggunakannya. Ketiga motif rasional, penggunaaan reusable product dengan alasan rasional seperti untuk menjaga lingkungan, agar hemat, agar lebih efisien, dan karena awet. Yang terakhir motif emosional, menunjukkan sesuatu yang mempengaruhi individu menggunakan produk tanpa alasan rasional seperti seperti merasa kekinian, keren, terpengaruh idola, mencapai kenyamanan, karena produknya unik dan lucu, dan untuk mencapai kesenangan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jik

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis adalah jurnal ilmiah bidang ilmu komunikasi serta ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan bidang komunikasi yang diterbitkan oleh Universitas Tarakanita, Program Studi S1 Komunikasi di Jakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis menyampaikan sumbangan pemikiran di ...