Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah Indonesia telah lama dipandang sebagai salah satu indikator makroekonomi penting yang berperan dalam menentukan kinerja pasar modal. Sepanjang periode Januari hingga Desember 2024, depresiasi rupiah terhadap dolar AS terjadi bersamaan dengan volatilitas yang berkelanjutan pada Indeks Harga Saham Gabungan, yang mencerminkan tingginya respons investor terhadap dinamika ketidakpastian global serta kondisi fundamental domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausal antara perubahan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan selama periode tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas, memanfaatkan data sekunder bulanan yang diolah menggunakan metode regresi melalui perangkat lunak EViews. Analisis didukung oleh pengujian asumsi klasik, uji parsial (uji t), koefisien determinasi, serta pengujian hipotesis satu arah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa apresiasi dolar AS memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan, dengan nilai koefisien determinasi yang relatif tinggi, yang mengindikasikan bahwa variasi indeks sebagian besar dapat dijelaskan oleh fluktuasi nilai tukar. Kata Kunci: Indeks Harga Saham Gabungan, Kurs, Pasar Modal Indonesia
Copyrights © 2026