Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan etika pergaulan siswa melalui layanan bimbingan klasikal dengan model role playing. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X B MAN 19 Jakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, angket etika pergaulan, wawancara, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pergaulan siswa pada tahap pra-tindakan berada pada kategori sedang dan belum diterapkan secara konsisten. Penerapan model role playing pada siklus I meningkatkan aktivitas siswa menjadi 65%, namun perubahan perilaku belum optimal. Setelah perbaikan tindakan pada siklus II, aktivitas siswa meningkat signifikan menjadi 85% dan diikuti oleh peningkatan etika pergaulan, seperti empati, komunikasi santun, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa model role playing mampu membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai etika secara lebih bermakna. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal dengan model role playing efektif dalam meningkatkan etika pergaulan siswa dan relevan diterapkan dalam layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah.
Copyrights © 2026